AJAJIL RAJA IBLIS SYETAN YANG SOMBONG
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
SIAPA AZAJIL ITU Dalam kitab SIROJUTTOLIBIN Syarah minhajul abidin hal 169-170 juz 1
Azazil, mungkin ada beberapa yang bertanya siapa itu Azazil sehingga disandingkan dengan Adam sebagai manusia pertama serta merupakan nabi pertama.
Azazil (panglima besar malaikat) adalah gelar untuk Iblis, dalam kitab karangan Imam muhammad Al-Gahazali menyebutkan bahwa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama. Pada langit yang keduanya disebut az-Zahid.
Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin.
Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Luh Mahfudz (Lauhul Mahfudz) namanya ialah iblis dan selama 1000 Tahun giat taat beribadah sujud non stop kepada Allah, bahkan pernah menjadi Sayyidul Malaikat (Penghulu atau Pemimpin Malaikat), dan Khozinul Jannah (Juru Kunci Surga; Penjaga Pintu Surga).
Ketika Allah SWT memerintahkan untuk bersujud kepada Adam, semua bersujud kecuali iblis, dan iblis pun berkata "Adakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik daripadanya. Engkau jadikan aku daripada api dan Engkau jadikan Adam dari pada tanah."
Allah berfirman kepada iblis: "Aku membuat apa yang Aku kehendaki." Iblis pun tetap enggan bersujud kepada Adam, dengan merasa bangga dan sombong ia berdiri tegak sampai saatnya malaikat bangkit dari sujud.
Malaikat bankit dari sujud ke 1 melihat iblis belum sujud. Dan akhirnya malaikat sujud yg kedua kali karena rasa syukur.
Dan Iblis dengan kesombongannya berdiri tegak dan memalingkan wajahnya dari malaikat serta masih enggan bersujud.
Akhirnya dengan kesombongannya yang tidak ada rasa sesal pada dirinya, sehingga Allah SWT mengubah mukanya yang semula sangat indah cemerlang, menjadi bentuk seperti babi hutan.
Membentuk kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya.
Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai.
Mungkin sejenak kita berpikir bahwa iblis merupakan mahkluk yang sangat berdosa, akan tetapi kita tidak tahu bahwasanya dia sebelumnya merupakan ahli ibadah kepada Allah.
Dalam kitab Tafsir showi Hal 2
Tafsir Al-a'rof disebutkan bahwa iblis itu bapak moyangnya jin dan setan, maksudnya bahwa sebelum dikutuk oleh Allah maka Iblis itu dahulunya bernama Jin, setelah dikutuk Allah hanya gara-gara tidak mau bersujud kepada Adam maka namanya menjadi Iblis.
Dalam suatu kitab hadis yang menjelaskan tentang Iblis, karangnyaan Syaikh Taftazani bin Basyumi, namanya kitab "Sholawatul kabul akhbar", Allah memerintahkan, memberi tugas, memberi mandat yang agung sangat mulia kepada Iblis, di antaranya sebagai berikut:
1. Iblis sebagai penjaga surga dalam kurun waktu 40.000 tahun.
2. Iblis pernah hidup bersama bergabung dengan Malaikat selama 80.000 tahun.
3. Iblis diangkat menjadi penasehat Malaikat selama 20.000 tahun.
4. Iblis menjadi pemimpin malaikat karobiyyun dalam waktu 30.000 tahun.
5. Iblis melakukan thowaf (mengelilingi) arasy bersama para malaikat dalam waktu 14.000 (empat belas ribu tahun).
Silakan kita bandingkan dengan mahkluk apa pun atas tunduk dan patuhnya iblis kepada Allah. Mahkluk Allah yang mulia, beribadah kepadanya lebih dari 180.000 tahun, akhirnya menerima kutukan hanya karena kelalaian tidak menaati satu perintah.
Yang tak ikhlas dan punya sifat sombong.takabbur Iblis akhir nya Di laknat Allah SWT
Menurut kitab tafsir Munir dan Showi, iblis beribadah pada Allah dalam masa 80.000 tahun, thowaf di baitul Makmur dan Aras 14.000 tahun. Oleh karenanya di langit pertama sampai ketujuh, iblis dihormati para malaikat, hingga terhormatnya iblis di langit yang pertama berkibarlah bendera bertulis Al ‘abid (iblis ahli ibadah).
Di langit kedua berkibarlah tulisan Al Zahid (iblis ahli suci) tidak melanggar larangan Allah, dan mematuhi segala perintah Allah. Di langit ketiga berkibarlah tulisan Al Ar’rif (yang mengetahui segala kekuasaan kemuliaan Allah).
Di langit keempat berkibarlah tulisan Al Waliyu (yang dibebani dan dikasihi Allah). Di langit kelima berkibarlah tulisan Attaqiyu (yang takut/ patuh perintah Allah). Di langit keenam berkibarlah tulisan Alkazinu (yang mengawasi makhluk Allah yang bernyawa). Di langit ketujuh berkibarlah tulisan Azroilu (yang mencabut nyawa/ memberi celaka pada makhluk lainnya).
Malaikat di penjuru alam semesta, dari bumi, langit, baitul makmur, arasy, dan sebagainya, mereka semua menghormati iblis sebagai makhluk Allah yang terhormat dan termulia, sehingga bila iblis lewat di depan para malaikat, maka malaikat menghormat pada iblis, bagaikan penghormatan prajurit kepada komandannya, pengawal istana pada rajanya, sehingga terhormatlah nama iblis di penjuru alam semesta.
Namun sayang, di lauhul mahfudz, tulisan iblis terselubung rapi, tidak satu pun makhluk yang tahu kecuali Allah, tertera Alkafir Almal’un (iblis inkar terkutuk).
Sebelum Nabi Adam turun ke bumi, diceritakan bahwa yang menempati bumi ini adalah bangsa jin yang dikelompokkan menjadi banul jan dan banul ban.
Dua kelompok tersebut bertempur terus, tidak pernah bersahabat. Kemudian malaikat menanyakan kepada Allah apa akan membuat orang untuk menjadikan khalifah di bumi yang selalu yasfiquddima (penuh pertumpahan darah).
Akhirnya Allah memerintah yang bernama ‘azazil' yang memimpin para malaikat jibril mikail izroil dan malaikat yang lainnya, untuk menaklukkan banul jan dan banul jan di bumi ini.
Setelah ditaklukkan, akhirnya Allah menciptakan nabi Adam. Azajil, malaikat dan Adam diberikan ilmu oleh Allah karena tujuannya untuk menjadikan satu dari mereka sebagai khalifah di bumi.
Setelah diuji ternyata yang lulus dari ujian tersebut adalah Nabi Adam, akhirnya semuanya diperintah Allah untuk sujud penghormatan kepada Adam, “fasajaduu illa Iblis”,akhirnya semuanya sujud kecuali Azajil' sombong dan membangkang, “aba wastakbaro”.
Demikianlah sedikit cerita tentang Azazil, sang panglima besar malaikat. Semoga bermanfaat dan dapat dibagikan ke saudara dan kerabat lainnya.
Dan 9 keturunan AZajil di kutip di ambil dari kitab nasoihul ibad
Pingin tau 9 Syatan keturunan iblis Klik di sini yang buruk rupa
والله اعلم
Group kitab pdf

Komentar